Teroris Jamah Perbukitan Menoreh

Posted: July 3, 2010 in news

*Bunuh Anjing, Sita Sabit Petani

Kulonprogo – Diduga jaringan teroris telah melebarkan sayap ke perbukitan Menoreh Kulonprogo DIY, setelah sebelumnya terbongkar Densus 88 di Klaten Jawa Tengah. Pasalnya, beberapa hari ini warga di tiga pedukuhan di desa Banjaroyo Kalibawang (perbatasan dengan Purworejo, red) resah oleh kehadiran sekelompok orang tak dikenal yang tindak-tanduknya mencurigakan.
Tokoh masyarakat Banjaroyo Sumardi (50) mengatakan sejak kedatangan sekelompok orang asing itu, anjing peliharaan milik warga Pedukuhan Semagung ditemukan tewas satu per satu. Hal serupa juga terjadi di Pedukuhan Duren Sawit dan Kajoran.

“Kami tidak tahu di mana mereka tinggal. Menurut pengamatan kami, mereka mulai bergerak pada malam hari. Setelah pagi menjelang, mereka menghilang entah kemana” katanya.

Dia menambahkan, salah seorang warga pernah memergoki mereka tengah menguber anjing di malam hari. Mengetahui perbuatannya diketahui warga, mereka pun melarikan diri ke hutan.
Warga lain, Sarjono (56) mengaku didatangi sekelompok orang asing itu saat dirinya dan beberapa petani lain sedang menggarap lahan di sawah pada Kamis (1/7) siang.

“Tanpa alasan yang jelas mereka meminta sabit yang sedang kami gunakan untuk merumput. Karena takut, ya kami serahkan saja. Setelah itu mereka bergegas meninggalkan lokasi” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kalibawang AKP Budi Susilanta membenarkan jika kini warga Banjaroyo tengah diresahkan oleh kedatangan sekelompok orang yang diduga terkait dalam jaringan teroris.
“Sebenarnya kabar itu masih simpang siur. Sebab, informasi dari masing-masing warga berbeda. Saat ini kami juga belum menerima adanya laporan resmi” kata Budi, Jumat (2/7).
Meski demikian, sejak Kamis malam petugas gabungan dari Polsek Kalibawang dan Polres Kulonprogo terus melakukan penyisiran hingga ke pelosok-pelosok desa. Namun hingga berita ini diturunkan, penyisiran belum membuahkan hasil.
“Sebagai langkah antisipasi, patroli keamanan lebih ditingkatkan terutama di malam hari. Selain itu, kami juga telah berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat” pungkas Budi. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s