Mata Rantai Kekerasan Dalam MOS

Posted: July 19, 2010 in news, Suara Warga

Dewinda Stylevan

Kekerasan dalam kegiatan masa orientasi siswa (MOS) masih saja terjadi. Kegiatan pengenalan sekolah yang seharusnya membekali para murid baru dengan hal-hal positif justru disalahartikan. Perpeloncoan baik psikologis maupun fisik ternyata masih berlangsung.

Belum lama ini beredar kabar empat siswi SMK N Temon I Kulonprogo depresi setelah mengikuti serangkaian acara masa orientasi siswa (MOS). Empat siswi harus dilarikan ke Puskesmas Temon akibat dehidrasi (kekurangan cairan, red) setelah mengikuti long march sejauh 15 km. Mereka adalah Evananda, Bekti, Tri Rahayu, dan Febrianti.

Salah satu siswa baru SMK N I Temon yang enggan disebut namanya mengatakan serangkaian kegiatan PDDK di hari pertama sangat berat. Seluruh peserta diwajibkan menggendong beban berupa pasir seberat 4 kilo dalam long march sejauh 15 km menyusuri Pantai Glagah. Selain long march, mereka juga diwajibkan menyeberangi laguna di Pantai Glagah.

“Dalam kasus ini, pihak penanggung jawab pendidikan, kepala sekolah, guru, dan dinas pendidikan, harus bertanggung jawab terhadap penyimpangan kegiatan MOS. Sebab, secara psikologis, kekerasan MOS mengakibatkan dampak buruk pada anak. Anak akan menyimpan rasa dendam yang akan dilampiaskan pada bawahannya saat kegiatan MOS berikutnya digelar,” kata Dewinda Stylevan (21) salah satu mahasiswi di Kulonprogo.

Dewinda menambahkan, jika semua pihak tidak memiliki perhatian serius terhadap penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap anak, kasus kekerasan dalam MOS layaknya mata rantai yang sulit diputus.

“Untuk apa terus dilangsungkan kalau MOS masih kental dengan tradisi kekerasan?” pungkasnya. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s