Banyak Benda Peninggalan Sejarah Terlantar

Posted: July 21, 2010 in feature, news

*Minimnya Anggaran Selalu Jadi Alasan

Oleh : Dinda Leo Listy

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri”. Kalimat yang dikutip dari Bung Karno ini tak jarang meluncur dari para pejabat saat berpidato dalam berbagai kesempatan. Namun ironisnya, sejumlah benda warisan sejarah yang tersebar di wilayah Kulonprogo justru dibiarkan terbengkalai tak terawat.

Salah satunya adalah tugu prasasti peringatan 100 tahun Adikarto dari Pakualam ke VII. Prasasti yang berada di sisi utara palang perlintasan KA Stasiun Wates itu kondisinya sangat memprihatinkan dan penuh dengan corat-coret cat semprot (pilok, red). Selain itu, keberadaannya tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Sebab, prasasti yang dibangun sejak 1925 itu kini tertutup oleh sederet gerobak pedagang kaki lima yang biasa mangkal di sekitar lokasi.

Kondisi serupa tidak jauh berbeda dengan sejumlah benda warisan sejarah lainnya. Seperti Monumen Peringatan Bom di Gerbosari Samigaluh, Monumen MBKD (Markas Besar Komando Djawa) di Kalibawang, Monumen di bekas helipad (lapangan pendaratan helikopter, red) di Banjaroyo Kalibawang, Tugu Tentara Pelajar di selatan alun-alun Wates dan barat RSUD Wates.

“Kami baru tahu kalau ada prasasti peringatan 100 tahun Adikarto dari Pakualam ke VII karena adanya laporan dari masyarakat” terang Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga (Disbudpar) Kulonprogo, Rabu (21/7) siang.

Singgih menambahkan, ada 36 benda warisan budaya (BWB) tidak bergerak seperti rumah kuno peninggalan Belanda dan jembatan di Kulonprogo. Dari 36 BWB itu, 26 di antaranya akan diupayakan untuk ditingkatkan statusnya menjadi Benda Cagar Budaya.

“Jika usulan itu disetujui pusat, maka akan turun dana yang dianggarkan untuk biaya perawatan” katanya.

Menurut salah satu Staf Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan Seno, selama ini perawatan sejumlah BWB itu dikelola swadaya oleh desa masing-masing.

“Sama sekali tidak ada anggaran perawatan dari Pemkab. Apalagi sekarang sedang persiapan pilkada 2011. Otomatis sebagian besar dana APBD terserap untuk perhelatan akbar itu” pungkasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s