PDIP “Dihukum Rakyat” Dua Kali

Posted: July 25, 2010 in news

Budiman Sujatmiko (depan) dalam pelantikan Repdem di Rakercab PDIP Kulonprogo

*Siapkan Tiga Konsolidasi Rebut Kekuasaan Lewat Konstitusi

Kulonprogo – Jika para elit dalam tubuh partai tetap tidak berubah, jangan harap dalam pemilu mendatang PDIP akan memenangkan perolehan suara. Pasalnya, dalam dua periode pemilu sebelumnya, yakni 2004 dan 2009, PDIP sudah “dihukum rakyat”, yakni dengan perolehan suara yang menurun drastis jika dibandingkan dengan pemilu 1999.

Pernyataan itu dengan tegas disampaikan Ketua bidang Keanggotan Kaderisasi Rekrutmen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga Ketua DPD PDIP DIY Idham Samawi dalam rapat koordinasi cabang (rakorcab) PDIP Kulonprogo di Balai Desa Wates, Minggu (25/7).

“Pada pemilu 1999, PDIP melalui Megawati dipercaya rakyat untuk memimpin Indonesia dengan perolehan suara mutlak 33 persen. Namun, karena elit partai banyak yang ‘mabuk-mabukan’ dan tidak berkesan pro rakyat, kepercayaan rakyat menurun jadi 21 persen pada pemilu 2004. Dukungan rakyat pun kembali turun pada pemilu 2009 yang hanya memperoleh 14 persen” paparnya.

Menurut Idham, untuk merebut kembali kepercayaan itu, DPP PDIP akan melakukan tiga langkah konsololidasi yakni konsolidasi organisasi di tingkat daerah hingga pusat, konsolidasi ideologi, dan konsolidasi merebut kekuasaan melalui konstitusi di tingkat pusat.

Selain untuk konsolidasi organisasi dan persiapan musranting, musting, dan musancab, rakercab yang digelar kali ini juga sekaligus melantik 17 personil Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem).

Menurut yang Ketua Repdem PDIP Budiman Sudjatmiko, Repdem berniat membesarkan PDI Perjuangan dengan meningkatkan kepercayaan dari kelompok “luar partai”, seperti birokrasi, akademisi, rohaniwan, dan lainnya.

“Kegagalan PDIP dalam pemilu 2004 dan 2009 karena banyak elit dan kadernya keblinger dengan eforia kebebasan yang seringkali menyebabkan ‘lupa arah’ perjuangan pada wong cilik” jelasnya.

Mengenai pilkada Kulonprogo yang berlangsung 2011 mendatang, Idham menyerahkan sepenuhnya pada DPC PDIP Kulonprogo.

“Kewenangan sepenuhnya ada di DPC karena tahu siapa calon yang layak. Yang jelas tidak ada ‘paket-paketan’ nama lagi dari pengurus pusat ke daerah, asal bisa memenuhi 19 kriteria yang ditetapkan partai,” terangnya.  (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s