Bensin “Palsu” Beredar di Pasaran

Posted: July 30, 2010 in news

*Diduga Ulah Para Mafia Blackmarket

Kulonprogo – Sejumlah pengecer bensin mengeluhkan rendahnya kualitas bensin yang mereka peroleh dari beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di seputaran Kota Wates dalam sepekan terakhir. Bensin premium yang biasanya jernih dan berwarna kuning keemasan itu kini berubah warna dan ada endapan.

Salah seorang pengecer di Pengasih yang enggan disebut namanya mengatakan, perubahan warna bensin menjadi lebih keruh juga disertai dengan bau yang berbeda dari biasanya.

“Saat diwadahi botol, tampak jelas sekali adanya endapan di dasarnya. Perubahan ini sudah terjadi sejak seminggu terakhir. Beberapa pengecer lain sudah memutar ke SPBU-SPBU lain, namun hasilnya sama, rata-rata buthek dan ada endapannya,” ujarnya, kemarin.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh salah satu konsumen, Mamik (27). Karyawati swasta di Wates itu khawatir jika bensin itu dapat merusak mesin motornya. Meski sudah mencoba mencari pengecer di wilayah lain, namun hasilnya tidak jauh berbeda.

Manajer SPBU Kramang Kedungsari Pengasih Ari membenarkan jika dalam seminggu ini warna dan bau bensin premium berbeda dari biasanya. Meski demikian, dia menegaskan bensin tersebut tidak membahayakan mesin kendaraan.

“Setidaknya bensin ini tetap aman di karburator. Sebab, kapasitas suhunya (density) masih dalam batas toleransi. Langkah antisipasi yakni dengan terus mengisi tangki BBM agar endapannya tetap berada di bawah dan tidak ikut keluar. Kami juga telah melakukan pengkajian dan hasilnya akan dilaporkan ke Pertamina” paparnya.

Terpisah, Humas Pertamina Pemasaran BBM Region IV Jateng DIY Heppy Wulansari mengatakan, pihaknya menjamin kualitas premium yang disalurkan ke SPBU dalam kondisi bagus (on spec).

“Kami akan melakukan cek ke lapangan untuk memastikan apakah premium itu dari Pertamina. Pasalnya, ditengarai ada peredaran premium yang tidak diketahui asalnya dan dijual ke pasar (blackmarket, red) dengan harga lebih murah dari premium di SPBU. Ia menandaskan, hal ini lah yang harus di waspadai oleh konsumen” terangnya. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s