Jelang Ramadhan, Satpol PP Mulai “Rajin” Razia

Posted: August 3, 2010 in hard news, news

Satpol PP merazia spanduk di depan pasar Wates, Kulonprogo, DIY

*27 Spanduk Ilegal Dibredel

Kulonprogo – Menjelang Ramadhan 1431 H, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo mulai giat melakukan berbagai operasi penertiban. Setelah berhasil menjaring 12 pelajar yang kedapatan membolos di sejumlah warnet, Senin (2/8), Satpol PP melanjutkan kegiatan dengan merazia spanduk yang pemasangannya tidak sesuai aturan dan habis masa ijinnya.

Sebanyak 27 spanduk tanpa stiker perijinan dari Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Kulonprogo di seputaran Kota Wates berhasil diamankan satpol PP. Selain itu, satpol PP juga memberikan pengarahan kepada para pedagang kaki lima (PKL) di depan Pasar Wates agar lebih tertib.

“Selain tidak dilengkapi administrasi dan perijinan, spanduk-spanduk yang dirazia itu pemasangannya juga sembrono. Pasalnya, Selain itu, spanduk-spanduk tersebut menutupi lampu lalu lintas dan rambu-rambu yang terpasang di sepanjang jalan Kedungsari Pengasih hingga Bendungan Wates” terang Kepala Seksi Pengendali Operasi Pol PP Sukarsono di kantornya, Selasa (3/8).

Sukarsono menambahkan, bagi para pemilik spanduk yang keberatan dengan operasi penertiban ini, bisa menghubungi petugas di Kantor satpol PP. Atribut yang dilepas bisa diambil lagi dengan menunjukkan identitas tanpa dipungut biaya.

Terpisah, Kepala Kantor Satpol PP Agus Santosa mengatakan operasi penertiban sebenarnya sudah rutin dilaksanakan. Ini merupakan salah satu bagian dari tugas Satpol PP untuk menegakkan perda, sekaligus menjaga suasana aman dan tertib. “Menjelang Ramadhan, intenstitas operasi lebih ditingkatkan. Pasalnya, marak terjadi pemasangan spanduk tanpa ijin” jelasnya.

Agus menambahkan, operasi penertiban dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama melakukan penertiban spanduk dan atribut, tim kedua melakukan operasi trayek, dan tim ketiga mengawasi peredaran produk kadaluarsa di pasar tradisional. (leo)

Comments
  1. mrs.x says:

    satpol PP jgn cm menertibkan spanduk yg ada di dpn pasar wates aja. tp jg tertibkan pedagang pasar pagi di depan pasar wates. aturan kan jam 07.00 pasar pagi dah bersih. gaada lagi pedagang sayuran yg ada di dpn pasar. tp kok sampe jam 09.00 masih buka tu pedagang sayur. berani ga pak nertipin mereka?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s