Kawasan Perbukitan Rawan Kecelakaan

Posted: August 3, 2010 in hard news, news

mobil nahas yang masuk ke jurang karena tidak adanya guard rail (pembatas jalan)

Kulonprogo – Keterbatasan anggaran selalu menjadi alasan bagi pemerintah untuk menambah rambu-rambu, penerangan jalan umum (PJU), maupun pembatas jalan (guard rail) di sejumlah titik rawan kecelakaan. Akibatnya, kecelakaan fatal pun kerap terjadi.

Minggu (1/8) kemarin, sebuah mobil pickup yang membawa keluarga besar pengantin terjun ke jurang sedalam 25 meter di Pedukuhan Soka,  Hargowilis, Kokap. Tiga penumpangnya, Mugi Wiyono (60), Cahyo Kumoro (1), dan Kasih Ningsih (34) meninggal dunia. Sedangkan 12 penumpang lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wates, RSUP dr.Sardjito dan RS Panti Rapih Jogjakarta.

Selain akibat kelebihan muatan yang menyebabkan rem mobil blong, hasil penyidikan petugas sementara mengatakan kecelakaan maut itu juga karena tidak adanya pembatas jalan di lokasi yang tanjakannya curam dan tikungannya tajam.

Kepala Bidang Lalu lintas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kulonprogo Bambang Sudaryanto membenarkan jika masih banyak titik rawan kecelakaan (khususnya di wilayah perbukitan) yang belum dilengkapi pembatas jalan.

“Kebutuhan rambu-rambu memang masih sangat banyak namun belum dapat terpenuhi karena keterbatasan anggaran. Paling parah adalah kebutuhan pagar pengaman jalan (Guad rail). Dari sekitar 25.121 unit guad rail yang dibutuhkan, baru ada 593 unit yang terpasang” kata Bambang saat ditemui di kantornya, Selasa (3/8).

Jumlah guadrail yang ada saat ini sangat tidak mencukupi mengingat sebagian besar kontur tanah di Kulonprogo berupa perbukitan. Banyaknya jalan yang sempit, curam, dan berbatasan langsung dengan jurang itu sangat rawan kecelakaan karena minim rambu, guard rail, maupun PJU.

Sementara itu, Kasi Manajemen Dishubkominfo Nasib  menuturkan, tahun ini pihaknya mendapat bantuan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DIY untuk beberapa rambu. Di antaranya pemasangan guad rail sepanjang 100 meter di dua lokasi.

“Rencananya, guard rail itu akan dipasang sepanjang 50 meter di wilayah Keji Samigaluh dan 50 meter lagi di Ngrowo Lendah,” ujarnya.

Nasib menambahkan, guna mendukung obyek wisata di wilayah perbukitan seperti Kalibiru Kokap dan Puncak Suroloyo Samigaluh, penambahan guard rail sangat diperlukan demi keamanan pengunjung. Untuk itu, pihaknya akan mengusahakan agar mendapat tambahan bantuan dari pemprov maupun pemkab. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s