Penundaan Keputusan Paripurna, Anggota Dewan Kecewa

Posted: August 9, 2010 in news

Ketua DPRD Kulonprogo, Yuliardi

*Diduga Ada Kepentingan Lain di Luar Alasan Waktu

Kulonprogo – Sejumlah anggota dewan kecewa dengan sikap ketua DPRD Kulonprogo yang menunda pengambilan keputusan dalam rapat paripurna pembahasan nota keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2009. Agenda persetujuan dalam Rapat paripurna pada Jumat (6/8) lalu ditunda karena sekretaris dewan (sekwan) terlambat menerima pandangan dari fraksi-fraksi.

Selain itu, penundaan tersebut juga dikarenakan alasan waktu sudah terlalu malam. Padahal dalam tata tertib DPRD Kulonprogo, pelaksanaan rapat yang dibatasi hingga pukul 23.00 WIB masih bisa diperpanjang jika memang diperlukan. Diduga, ada substansi lain yang menyebabkan penundaan persetujuan. Meski demikian, dia enggan menjelaskan lebih lanjut substansi yang dimaksud.

“Secara fraksi kami menghormati keputusan tersebut. Namun kenapa pengambilan keputusan harus ditunda?  Padahal dalam konteks paripurna sudah berjalan dinamis. Kami menyayangkan sikap pimpinan paripurna,” ujarnya, Senin (9/8).

Wacana yang beredar mengatakan keputusan penundaan karena pimpinan paripurna khawatir banyak fraksi yang menolak laporan nota keuangan ini. Menanggapi hal tersebut, anggota dewan dari fraksi PDIP, Heri Sumardiyanta mengungkapkan, sesuai dengan PP Nomor 16 terkait APBD, Bupati dapat melaporkan dan menyerahkan mekanismenya kepada Gubernur.

“Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) tidak ada masalah mengenai audit. Bupati juga siap untuk diaudit, tapi entah kenapa justru dilakukan penundaan,” tuturnya.

Terpisah, Ketua DPRD Yuliardi bersikeras bahwa penundaan rapat karena masalah waktu. Dia beranggapan penundaan karena masuknya pendapat dari fraksi-frasi sudah terlalu malam. Yuliardi juga membantah adanya wacana yang mengatakan pimpinan dewan takut adanya penolakan oleh sebagian besar fraksi.

“Substansi pendapat-pendapat fraksi belum sinkron sehingga tidak bisa disimpulkan. Mekanismenya sudah sesuai tetapi belum selesai, jadi bukan karena ketakutan.  Pelaksanaan rapat paripurna berikutnya masih menunggu keputusan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) jelasnya. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s