Piring Lidi Diminati Hingga di Luar Negeri

Posted: August 11, 2010 in feature, news

Kulonprogo – Nilai jual lidi (ruas daun kelapa kering) sangatlah murah jika hanya dijadikan sapu. Namun tidak demikian halnya jika lidi itu dibuat menjadi placemate lidi  (piring yang terbuat dari lidi kelapa). Harga satu placemate lidi dari perajin bahkan bisa mencapai 10 ribu rupiah tergantung ukurannya.

Hal inilah yang membuat para perajin di sentra kerajinan anyaman lidi di Dusun Gondang Margosari Pengasih memilih menekuni pembuatanplacemate lidi yang kini tengah menjadi tren. Alas makan yang terkesan nyentrik dan klasik ini banyak ditemui di restoran-restoran, baik dari kelas ekonomi hingga kelas eksekutif.

Salah satu perajin perkakas rumah tangga dari anyaman lidi, Yulia (24), mengaku telah menekuni usaha ini sejak empat tahun yang lalu. Ketrampilannya menganyam lidi itu dia warisi dari orang tuanya yang dulu juga menekuni usaha anyaman lidi gebang.

“Saat ini tinggal puluhan orang saja yang masih memproduksi perkakas rumah tangga dari anyaman lidi daun gebang. Padahal  dulu di wilayah ini terdapat ratusan pengrajin. Mereka berhenti berproduksi bukan karena pasar lesu atau produk mereka tidak laku dijual, tetapi karena mereka pindah tempat dan menjadi pengusaha sektor lain setelah sukses menggeluti anyaman lidi” ujarnya.

Meski usaha menganyam lidi berlangsung sejak beberapa tahun  lalu, produk mereka hingga kini tetap laris di pasaran. Bahkan nyaris tidak pernah kehabisan order, baik dari pasar lokal maupun pasar asing.

“Harga perlengkapan rumah tangga anyaman lidi ini  rata-rata dijual dengan harga  antara 1.000 sampai 6.000 rupiah tergantung jenis dan ukurannya. Namun jika sudah sampai pasaran, harganya melonjak hingga mencapai 10.000 per biji” terangnya.

Produk dari para perajin Gondang Margosari Pengasih ini kebanyakan  di jual kepada  pengepul. Selanjutnya, produk yang terkumpul kemudian dipasarkan ke sejumlah kota seperti Solo, Bandung dan Jakarta . Bahkan juga untuk memenuhi order sejumlah rumah makan, restoran, serta untuk diekspor. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s