Lima Ribu Pemudik Terancam Gagal Balik

Posted: August 15, 2010 in news

*PT KAI Kewalahan Hadapi Arus Mudik

Kulonprogo – Sekitar lima ribu pemudik yang nantinya tiba di DIY pada lebaran tahun ini diprediksikan tidak dapat terangkut oleh kereta api (KA) yang akan membawa mereka kembali ke daerah asalnya. Sebab, kapasitas KA untuk angkutan mudik dari Jogja hanya sekitar 13,2 ribu tempat duduk. Sedangkan jumlah penumpang dari DIY saat arus balik diperkirakan melonjak hingga 18,5 ribu orang.

Kekhawatiran ini diungkapkan Kepala Daerah Operasi (Daops) VI PT. KAI Jogja Noor Hamid seusai menggelar pemeriksaan serentak terpadu di stasiun Wates, belum lama ini. Noor mengatakan, selain menyiapkan 14 KA reguler, untuk angkutan mudik kali ini PT.KAI juga menyediakan 4 KA lebaran. Dari 18 KA tersebut, maksimal hanya dapat mengangkut sekitar 13,2 ribu penumpang.

“Sebagaimana pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, jumlah penumpang saat arus balik selalu meningkat drastis jika dibandingkan jumlah penumpang saat arus mudik. Hal itu lumrah terjadi. Mereka yang telah sukses bekerja di luar DIY biasanya mengajak sanak kerabatnya untuk turut merantau” terang Noor.

Lebaran, menurut Noor, adalah hajat besar tahunan bagi PT KAI, khususnya saat memasuki hari H+2 hingga hari H+6. Sebab, KA masih menempati posisi pertama sebagai angkutan umum favorit para pemudik. Untuk menghindari terjadinya kepadatan penumpang saat arus balik, pihaknya menghimbau agar para pemudik memilih balik pada hari sebelum H+2 dan setelah H+6.

“Kalau memang tidak memungkinkan untuk balik pada hari-hari yang telah ditentukan tersebut, lebih baik memilih angkutan umum selain KA” himbaunya.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daops VI Budi  mengatakan, pemeriksaan serentak terpadu terhadap para penumpang gelap (tanpa tiket) terus diintensifkan. Sanksi tegas berupa denda 2 kali lipat harga tiket atau diturunkan di stasiun terdekat jika enggan membayar denda tetap diberlakukan.

“Tidak ada alasan penumpang tidak mengetahui ketentuan tersebut. Pasalnya, setiap setengah jam sebelum KA berangkat, petugas selalu menyiarkan aturan itu berkali-kali kepada penumpang” jelasnya. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s