Gas Elpiji Meledak Lagi !!!

Posted: August 18, 2010 in hard news, news

*Ibu dan Anak Terpanggang Api

Yatini tergolek lemah dengan luka bakar di sekujur tubuhnya di bangsal Anggrek RSUD Wates

Kulonprogo – Korban ledakan gas elpiji kembali berjatuhan. Yatini (65) warga Kedungdong Wates menderita luka bakar disekujur tubuhnya akibat kebocoran gas elpiji yang meledak di rumahnya, Rabu (18/8) pukul 03.15. Anak semata wayangnya yang menolong korban keluar dari rumah, Hamami (30), juga mengalami luka bakar di kedua tangannya. Hingga kini, keduanya menjalani perawatan intensif di RSUD Wates.

Ditemui di bangsal Anggrek RSUD Wates, korban mengatakan pagi itu dirinya tengah menyiapkan santap sahur. Dia yang baru bangun tidur tidak menyadari adanya bau gas bocor yang sudah terlanjur memenuhi ruangan. “Kejadian itu cepat sekali. Saat menyalakan kompor gas, seketika meledak begitu dasyat. Selain membakar tubuh saya, api juga menyembur anak saya yang saat itu masih tertidur” terangnya.

Selain melukai dua penghuninya, ledakan gas dari tabung 12 kg itu juga memporakporandakan rumah korban. Berbagai perabotan di dalamnya rusak dan terbakar. Sedangkan atap rumahnya rontok. Menurut keterangan dari beberapa saksi, dasyatnya ledakan terdengar hingga radius 300 meter.

“Seusai ledakan, kami mendapati Mbah Yatini tergeletak di tanah di halaman rumahnya. Saat itu korban masih sadar dan terus merintih kesakitan. Sementara anak korban yang hanya terbakar tangannya, tampak sibuk mencari becak untuk menggotong ibunya ke rumah sakit” jelas Sri (45) tetangga korban.

Hingga siang Rabu siang, rumah korban masih dikelilingi garis polisi. Sementara petugas kepolisian melakukan penyelidikan penyebab meledaknya gas di rumah korban, tim dari PMI Wates tengah sibuk menyiapkan tenda darurat di halaman rumahnya.

Sebelumnya, Senin (16/8),  ledakan gas elpiji juga terjadi di rumah Sali Suprapto (42) warga Dusun Driyan Hargorejo Kokap. Kejadiannya juga sama, yakni saat tengah menyiapkan menu sahur sekitar pukul 03.00. Selain membakar tubuh korban, api juga menyambar tumpukan sepet (sabut kelapa) dan tumpukan kayu bakar di dapur rumahnya. Kebakaran pun tak terelakkan meski akhirnya segera dapat dipadamkan oleh pertolongan warga sekitar. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s