Motif Kuras Dana LKM Terungkap

Posted: August 18, 2010 in news

*Hutang Atas Nama Keluarga Dan Tetangga

Kulonprogo – Persidangan kasus dugaan korupsi dana kas Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang melibatkan kepala desa Tuksono Saryono (40) kembali digelar, Rabu (18/8) siang. Sidang kali ini memasuki tahap pemeriksaan dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dari hasil pemeriksaan saksi pertama, Sukirman (45) selaku Kepala Pengelola LKM Binangun Tuksono, terungkap motif Kades Tuksono dalam menarik dana LKM untuk kepentingan pribadi.

Dalam persidangan, Sukirman menuturkan terdakwa berkali-kali melakukan pinjaman yang mengatasnamakan orang lain, baik itu anggota keluarga maupun tetangga dekatnya. Jadi, dalam surat pengajuan kreditnya tertulis nama orang lain, namun yang bertandatangan dan menerima uangnya adalah terdakwa.

“Pada 8 September 2007, terdakwa meminjam dana sebesar Rp 15 juta dibagi tiga nama, yakni atas nama dirinya sendiri, Tuminah (ibu kandung terdakwa), dan Lestari (adik terdakwa). Selain itu, terdakwa juga pernah menggunakan nama Dodi dan Risa Ayu Puspita (anak terdakwa) dan juga Margino (tetangga terdakwa)” terangnya dihadapan majelis hakim yang diketuai M. Samiaji.

Dia menambahkan, dari sekian banyak pinjaman yang dilakukan hingga jumlahnya mencapai Rp 121.415.000 itu, sebagian besar tidak tercatat dalam akta kredit. Kepada majelis hakim dan JPU, Sukirman mengakui jika dia terpaksa menyalahi prosedur karena merasa sungkan dengan terdakwa. Pasalnya, saksi bisa menjabat sebagai ketua LKM berkat jasa terdakwa selaku kades.

Mendengar penjelasan tersebut, terdakwa tidak membantah keterangan dari saksi pertama. Hanya saja, terdakwa melalui penasehat hukumnya meminta bukti tertulis daftar kerugian negara akibat perbuatannya.

Terpisah, saksi kedua Munardi (48) selaku Staf Pemasaran dan Pengelola LKM mengatakan, setiap warga boleh meminjam maksimal Rp 10 juta dan diangsur dalam dua tahun. “Peraturan itu mulai berlaku pada 1 Mei 2008. Sebelumnya, pinjaman maksimal 5 juta dan diangsur dalam satu tahun” jelasnya.

.Terpisah, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Wates mengatakan, masih ada beberapa saksi lagiyang akan diajukan pihak JPU untuk menguatkan dugaan kasus korupsi dana LKM tersebut. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s