Tersangka Korupsi Divonis Bebas

Posted: August 24, 2010 in hard news, news

Kulonprogo – Dianggap tidak terbukti merugikan negara sebesar Rp 26 juta, Susilastri, Ketua Pengadaan trafo listrik PDAM Kulonprogo akhirnya divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Wates, Senin (23/8).

Majelis hakim diketuai Sri Widiastuti dengan anggota Husnul Khotimah dan Baryanto tidak setuju dengan Jaksa Penuntut Umum yang mendasarkan kerugian negara karena adanya selisih antara harga perkiraan sendiri (HPS) dan harga satuan standar (HSS) yang disusun PT PLN Distribusi Jateng-DIY.

“Cara pandang JPU itu keliru. HPS tidak semata-mata berdasar pada HSS PLN. Namun, harus dibandingkan dengan harga pasaran, harga toko, dan harga pabrikan” terang Husnul saat ditemui di kantornya seusai sidang.

Berdasar keterangan dari saksi-saksi, imbuh Husnul, pengadaan trafo oleh PDAM Kulonprogo di Kawasan Sermo Kecamatan Kokap tidaklah menimbulkan kerugian. Namun sebaliknya, pengadaan trafo itu justru memberikan keuntungan dan manfaat.

“Pengoperasian tenaga listrik diesel diubah menjadi tenaga listrik itu justru menghemat biaya operasional hingga sebesar Rp 20-25 juta. Dengan adanya efisiensi itu, tarif air bersih untuk masyarakat pada 2006 lalu tidak jadi naik” ungkapnya.

Dalam persidangan, ketua majelis hakim menerangkan bahwa hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap proyek pengadaan trafo itu adalah wajar tanpa pengecualian (WTP).

Setelah ketua majelis mengetok palu menutup persidangan, pengunjung sidang yang semuanya adalah teman kantor dan atasan tersangka seketika menangis dan berpelukan bahagia.Bahkan, direktur PDAM Kulonprogo Isro Ruruh Jatmiko langsung meninggalkan ruang sidang untuk sujud sukur di luar.

Menanggapi vonis bebas yang dijatuhkan terhadap tersangka, Kajari Wates Sarastuti melalui Kasi Pidsus Putro Haryanto menyatakan akan segera menyusun memori kasasi.

“Akibat perbuatannya yang memperkaya diri sendiri hingga Rp 26 juta, tindakan tersangka jelas bertentangan dengan Keppres No 80 Tahun 2003. Namun, majelis hakim hanya menganggapnya sebagai kesalahan administrasi bukan sebagai tindak pidana” tegasnya. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s