Otak Pungli Desa Srikayangan Mundur Dari Jabatan

Posted: August 29, 2010 in hard news, news

Kulonprogo – Kepala bagian pemerintahan Desa Srikayangan Sentolo Padmo Suwito akhirnya resmi mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (27/8). Namun, warga setempat masih belum bisa menerima. Pasalnya, dalam surat pernyataannya, Padmo mengatakan pengunduran dirinya karena kondisi kesehatannya sudah tidak memungkinkan untuk meneruskan masa jabatannya.

“Seharusnya Pak Kabag berkata jujur jika pengunduran dirinya karena tuntutan warga. Pak Kabag juga harus meminta maaf kepada warga atas perbuatannya selama ini” ujar salah satu warga saat mendengarkan penjelasan dari Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Srikayangan Jiyono di balai desa setempat, Jumat (27/8) malam.

Mundurnya Padmo Suwito adalah buntut dari aksi protes warga sepekan silam akibat terkuaknya kasus pungutan liar dalam pengurusan balik nama akta tanah. Selain menuntut Padmo, warga juga meminta staf Kabag Pemerintahan Suparno untuk lengser dari jabatannya. Sebab, warga menilai kedua oknum tersebut adalah otak di balik kasus pungli yang diduga telah tersimpan rapi selama bertahun-tahun.

“Dalam rapat khusus antara Muspika, Kepala Desa Sumarsono, dan instansi terkait di Kantor Kecamatan Sentolo tadi siang, Padmo bersedia meletakkan jabatannya. Sesuai aturan yang berlaku, dia memperoleh hak untuk menggarap seperlima tanah palungguh yang diterimanya selama setengah masa kerjanya, yakni sekitar 13 tahun” terangnya.

Sedangkan Suparno yang tidak diundang dalam rapat khusus tersebut, lanjut Jiyono, baru akan dihubungi agar bersedia mengundurkan diri. Seandainya Suparno menolak, maka Kepala Desa berhak untuk mengambil tindakan tegas. “Kalau terpaksa diberhentikan dari jabatannya dengan tidak hormat, maka Suparno tidak akan memperoleh hak sebagaimana yang diterima Padmo” tegasnya.

Sementara itu, beberapa warga yang mengaku menjadi korban pungli oleh kedua oknum itu mengaku puas dengan hasil rapat khusus tersebut. Para korban rela mengikhlaskan uangnya yang terlanjur menguap asalkan kedua oknum tersebut lengser dari jabatannya. Warga juga sepakat tidak akan mengajukan kasus tersebut ke meja hijau asalkan kasus pungli tidak lagi mengotori pemdes Srikayangan. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s