Rencana Pembangunan Poskesdes Harus Dikaji Ulang

Posted: August 29, 2010 in news

Kulonprogo – Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kulonprogo mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) dan instansi terkait untuk menunda rencana penambahan pembangunan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Kulonprogo. Pasalnya, sebagian besar Poskesdes yang sudah terbangun di 42 desa di Kulonprogo kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, ada Poskesdes yang melayani masyarakat hanya sehari dalam seminggu.

“Bagaimana sebuah desa dikatakan mampu mengatasi masalah kesehatan secara mandiri jika Poskesdesnya terbengkalai tak terawat? Perbaiki dulu kualitas Poskesdes yang ada, jangan hanya utamakan kuantitas” tegas anggota Komisi IV Kasdiyono dalam audensi antara LSM Gerbang Desa 88 dan Dinkes Kulonprogo di Gedung DPRD, Kamis (26/8).

Dalam audensi tersebut, LSM Gerbang Desa 88 memaparkan temuannya mengenai kondisi sejumlah Poskesdes yang terlantar dan tidak maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Padahal, Poskesdes adalah syarat utama dalam program Desa Siaga yang diserukan pemerintah pusat sejak 2006 silam.

“Overlap antara Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Poskesdes di beberapa lokasi menimbulkan pertanyaan apakah dasar penempatannya dulu sudah dilakukan mapping (pemetaan) atau sekadar mengejar target penyelesaian” kata Ketua LSM Gerbang Desa  Agustinus Widia Setiawan.

Selain tidak maksimalnya pelayanan Poskesdes, Agustinus menambahkan, masalah penyediaan obat generik dan alat kesehatan serta profesionalisme kerja petugas pelayan kesehatan juga terkesan carut-marut. Salah satu contoh yakni di Poskesdes Hargotirto Kokap yang kedapatan masih memajang obat-obat kadaluarsa di meja periksa dan tidak segera ditarik oleh Dinkes.

Penasihat LSM Ariawan menambahkan, warga Desa Bolon Dlingseng terpaksa harus menempuh perjalanan jauh menuju Poskesdes Bigaran Borobudur Jateng untuk mendapatkan perawatan. Sebab, Pustu di desa setempat tidak efektif dan jarang beroperasi.

Menanggapi permasalah rencana penambahan Poskesdes, Kepala Dinkes Lestaryono mengatakan pihaknya telah menyusun pemetaan secara detil dengan mempertimbangkan jarak antara Poskesdes yang akan dibangun dengan Pustu yang sudah ada di masing-masing desa.

“Rencananya, pembangunan Poskesdes baru akan diutamakan di desa yang berstatus tertinggal. Selain itu, pengawasan terhadap kinerja Poskesdes yang sudah ada akan lebih ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat” jelasnya. (leo)

Comments
  1. tyas says:

    Mohon dilihat dunk Poskesdes Kebonharjo n Desa Siaga nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s