Dishubkominfo Sibuk Songsong Mudik

Posted: September 3, 2010 in news

Kulonprogo – Menyongsong arus mudik Lebaran, sejumlah dinas dan instansi terkait di Kabupaten Kulonprogo kian sibuk berbenah. Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika akan segera melakukan uji petik kelaikan angkutan umum (bus) di terminal Wates dan enam sub terminal di Kulonprogo.

“Selain mengecek kadar emisi gas buang, uji petik juga memeriksa perlengkapan tanggap darurat yang terdapat di masing-masing jenis angkutan umum” kata Kabid Lalu Lintas Dishubkominfo Bambang Sudaryatno dalam jumpa pers persiapan menjelang arus mudik di Media Center Wates, Jumat (3/9).

Bambang menambahkan, demi kenyamanan pemudik, pihaknya juga akan memantau perkembangan harga tiket bus. Sesuai dengan surat edaran dari Kementrian Perhubungan, harga tiket batas atas untuk bus ekonomi tujuan wilayah satu, yakni Jawa, Sumatera, dan Bali adalah Rp. 139 per km. Untuk tujuan wilayah dua, yakni pulau lain, batas atasnya Rp. 154 per km. Khusus untuk bus eksekutif, kebijakan batas atas diserahkan pada pengusaha, asal besarannya diketahui oleh calon penumpang sebelumnya.

“Kami juga akan maksimalkan pemberantasan calo. Kami telah berkoordinasi dengan agen-agen bus untuk sepakat tidak menaikan harga sebelum peraturan tarif keluar,” tegasnya.

Guna memonitor arus lalu-lintas lebaran, Dishubkominfo juga telah memasang satu pos pantau di depan Masjid Agung Wates. Demi kelancaran arus mudik, bekerjasama dengan Polres Kulonprogo, Dishubkominfo telah menentukan jalur alternatif, baik di jalan nasional atau lokal.

Jalur alternatif untuk jalan nasional wilayah selatan, dari Purworejo Jateng menuju Bantul DIY, pemudik bisa melewati jalur yaitu dari Jangkaran Temon tembus ke Brosot Galur. Untuk wilayah utara, telah disiapkan jalur dari Ngeplang Sentolo melalui Kenteng Nanggulan, Kalibawang dan berakhir di Muntilan Jateng.

Sedangkan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di tengah kota Wates, maka Jalan Veteran dijadikan searah, yaitu dari arah utara ke selatan. Peraturan tersebut mulai berlaku sejak Jumat (3/9) pagi hingga H+7. (leo)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s