Kecelakaan Lalu-Lintas Meningkat Tiap Tahun

Posted: September 7, 2010 in news

Kulonprogo – Jumlah korban meninggal karena kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) dalam arus mudik di Kulonprogo mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Menurut data dari Satuan Lalu-Lintas Polres Kulonprogo, pada Lebaran 2008 lalu ada enam korban tewas.Sedangkan di tahun 2009, jumlahnya meningkat menjadi delapan korban tewas.

Namun untuk banyaknya kejadian, jumlah lakalantas pada 2008 dan 2009 tidak banyak terpaut, yakni sekitar 25 kejadian. Namun banyaknya korban, baik korban luka ringan dan berat, lakalantas pada 2009 mengalami peningkatan meski tidak begitu signifikan.

“Data dari Operasi Ketupat Progo 2008 menunjukkan ada sebanyak 47 korban luka ringan. Sedangkan pada Operasi Ketupat Progo 2009, ada sebanyak 54 korban luka ringan dan 1 korban luka berat” papar Kanit Lantas Polres Kulonprogo Handreas Ardian, belum lama ini.

Handreas menambahkan, besaran kerugian material akibat lakalantas pada arus mudik 2009 mengalami peningkatan drastis, yakni 100 % jika dibandingkan pada tahun sebelumnya. Pada 2008, keugian material hanya sebesar Rp 31,1 juta. Sedangkan pada 2009, melonjak hingga sekitar Rp 66 juta.

Jumlah lakalantas sejak Januari hingga Agustus 2010 sudah mencapai 52 kejadian dengan rincian luka ringan mencapai 110 orang, luka berat delapan orang, meninggal dunia sembilan orang dan kerugian material mencapai Rp79,65 juta.

“Diduga, penyebab melonjaknya grafik lakalantas karena terus meningkatnya pengguna kendaraan bermotor setiap tahun. Membludaknya pengguna jalan tidak diimbangi dengan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana jalan kian diperparah dengan rendahnya kesadaran para pengendara terhadap rambu-rambu lalu-lintas” jelas Handreas.

Menurut Handreas, Kulonprogo adalah titik lelah bagi setiap pengemudi yang telah menmpuh perjalanan jauh, baik dari Jateng hendak menuju Jogja dan sebaliknya. Selain itu, jalan provinsi yang melintang di Kulonprogo kondisinya lurus dan aspalnya halus. Hal ini  menjadikan pengemudi yang lelah menjadi kurang waspada dan mudah lengah.

Untuk mengurangi kecelakaan tersebut, Satlantas Polres berniat memasang papan imbauan untuk mengingatkan para pengguna lebih berhati-hati. ” banner itu akan di pasang di lima titik strategis, yakni jembatan Progo Sentolo, jembatan Kedunggong Wates, jembatan Turi Temon, jembatan Durungan Wates dan jembatan di Siluwok Pengasih,” pungkasnya. (leo)

Comments
  1. PAIJO says:

    WASPADA ! DENGAN DISAKSIKAN TUHAN ALLAH SWT. SUKIJO GUNUNG PENTUL, KARANGSARI, PENGASIH TENAGA BENGKEL SEPEDA MOTOR UTARA MASJID AGUNG WATES ADALAH PENADAH DAN PEMAKAI BARANG-BARANG CURIAN, KERUGIAN PARA KORBAN MENCAPAI 75 JUTA RUPIAH LEBIH. PENGIRIM BERITA PAIJO INTEL

  2. dindamn says:

    thnks infonya bos..tapi kalo belum ada bukti yang kuat, belum bisa ditulis..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s