Balita Malang Butuh Bantuan

Posted: September 20, 2010 in feature, news

Parmi menunjukkan perut anaknya yang mengempis, dampak dari kelainan bocor jantung yang dideritanya

*Bocor Jantung dan Paru-Paru Bengkak

Kulonprogo – Sungguh malang nasib Bunga Nantia Larassuni. Pertumbuhan balita usia satu tahun ini terhambat karena kelainan serius yang dideritanya sejak lahir, yakni saluran pernapasan tersumbat dan bocor jantung. Mahalnya biaya operasi membuat putri pasangan Tukidi (32) dan Parmi (33) itu hanya bisa dirawat di rumahnya di Dusun Tegallembut, Desa Giripeni, Wates.

Parmi menuturkan, dia dan suaminya baru menyadari kondisi kesehatan putri keduanya itu kurang normal saat usianya baru menginjak empat bulan. Sebab, si kecil itu terus saja dirundung batuk dan pilek yang tak kunjung henti.

Setelah diperiksakan di salah satu dokter yang buka praktek di Wates, pasangan suami istri yang hidup pas-pasan itu baru tahu jika anaknya mengidap kelainan sejak lahir. Oleh dokter, keduanya disarankan agar terus memberikan asupan gizi pada putrinya. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil. Bahkan, semakin hari tangis Bunga kian lirih dan tidak bersuara.

“Atas saran dokter, saya disuruh untuk memeriksakan Bunga ke RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta. Berbekal uang pinjaman sebesar Rp 1,5 juta, kami bawa Bunga ke sana. Dari hasil rontgen dan rekam medis, diketahui bahwa kebocoran jantung Bunga selebar dua millimeter. Selain itu, dokter juga mengatakan salah satu paru-paru Bunga mengalami pembengkakan” kata Parmi dengan mata berkaca-kaca.

Parmi menambahkan, dokter menyarankan Bunga harus dioperasi dengan biaya sekitar Rp 32 juta. Karena biaya operasi dan rawat inap sangat tinggi, Parmi dan suaminya memutuskan membawa Bunga pulang dan merawatnya di rumah saja.

Tak mudah bagi kedua pasutri itu mengumpulkan uang sebesar Rp 32 juta yang untuk biaya operasi. Jangankan menabung, uang hasil Tukidi menarik becak hanya cukup untuk makan sehari-hari. Maka itu, keduanya sangat mengharapkan bantuan dari pembaca dindamned.wordpress.com yang budiman.

“Kami sangat ingin putri kami segera dioperasi agar sembuh dari sakitnya dan dapat tumbuh normal seperti anak lain. Untuk itu, kami sangat mengharapkan bantuan dari berbagai pihak” harap Parmi dan Tukidi. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s