Insentif Bukan Pemicu Pemkab Mudahkan Investasi

Posted: September 20, 2010 in news

Kulonprogo – Bupati Kulonprogo Toyo S Dipo mengaku tidak ambil pusing dengan rencana pemerintah pusat yang akan memberikan insentif bagi daerah yang mampu memberikan pelayanan perizinan terbaik, khususnya dalam hal usaha dan investasi. Hal itu dikatakannya seusai menghadiri peresmian Pondok Transit Gratia Sendangsono, Banjaroyo, Kalibawang, Jumat (17/9) lalu.

“Ada atau tidak insentif itu, pemkab Kulonprogo tetap berupaya maksimal untuk mempermudah masuknya investor. Bahkan upaya itu telah dilakukan jauh sebelum tersiar kabar adanya rencana pemberian penghargaan itu” jelas Toyo.

Untuk diketahui, rencana pemberian insentif itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi seusai penandatanganan Surat Edaran Bersama Sinkronisasi Pelaksanaan Pelayanan Penanaman Modal Daerah di Jakarta, Rabu (15/9) silam. Surat edaran itu dimaksudkan untuk mendorong implementasi pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di bidang penanaman modal di daerah.

Sebelumnya, Kabupaten Bantul pada 2007 lalu telah menerima Penghargaan PTSP Terbaik dari Presiden. Namun, penghargaan itu sebatas berwujud sertifikat. Sedangkan tahun depan, penghargaan itu berupa uang yang jumlahnya masih dalam pembahasan pihak-pihak terkait di pusat.

Salah satu megaproyek yang akan dibangun di Kulonprogo, yakni proyek penambangan pasir besi adalah hasil pemkab dalam mereformasi birokrasi yang dulu berbelit. “Namun, kepastian lanjut atau tidaknya proyek tersebut masih menunggu hasil dari analisis mengenai dampak lingkungan (amdal)” terangnya.

Meski ditegaskan tidak ada lagi birokrasi perizinan yang rumit, upaya meloloskan proyek pertambangan di kawasan pesisir selatan itu tidak semulus yang dikira. Sebab, hingga kini masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai petani lahan pasir terus ngotot menolak segala aktivitas pertambangan.

Menanggapi hal itu, Toyo mengimbau warga agar menghormati tim ahli penyusun kerangka acuan andal (Ka Andal) yang kini tengah ngebut menyelesaikan pekerjaannya. Senada dengan Toyo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X belum lama ini juga menyatakan bahwa amdal adalah kunci bagi pelaksaan proyek pertambangan pasir besi. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s