Ratusan Pemudik Terlantar di Stasiun Wates

Posted: September 20, 2010 in hard news, news

Para penumpang terlantar di stasiun Wates, menunggu datangnya kereta tambahan

*Polisi Sempat Bersitegang Dengan Penumpang

Kulonprogo – Ratusan penumpang KA ekonomi Progo Jaya di Stasiun Wates terlantar, Minggu (19/9) petang. Pasalnya, sejak berangkat dari Stasiun Lempuyangan Jogjakarta, KA jurusan Jogja-Jakarta itu sudah berjubel penumpang. Terpaksa, para penumpang yang terlantar itu harus menunggu berjam-jam lamanya karena menunggu KA tambahan.

Meski arus balik sudah memasuki H+9, tetapi penumpang di Stasiun Wates masih saja membludak. Selain KA Progo Jaya, kepadatan penumpang juga terjadi pada KA Pasundan. Kereta ekonomi jurusan Bandung-Surabaya itu juga terpaksa meninggalkan calon penumpangnya di stasiun Wates karena sudah tidak bisa lagi mengangkut penumpang tambahan.

Meski kesal, Jumanto (40), mengaku hanya bisa pasrah menunggu datangnya kereta tambahan. “Sejak siang kami telah menunggu KA Progo Jaya dengan harapan masih kebagian tempat. Ternyata, kereta sudah sesak penuh penumpang dari Jogja” ujarnya. Mau tak mau, Jumanto dan keluarganya kembali menggelar tikar di Stasiun Wates untuk menunggu datangnya kereta tambahan.

Hasil pantauan dindamned.wordpress.com di lapangan, sejumlah polisi yang disiagakan untuk mengamankan arus mudik di Stasiun Wates sempat bersitegang dengan penumpang yang berada di dalam gerbong KA Progo Jaya. Sebab, para penumpang dari Jogja itu enggan membukakan pintu untuk penumpang dari Wates. Bahkan, polisi terpaksa harus menggedor pintu dengan kepalan tangan.

Setelah pintu dibuka, giliran polisi kewalahan mencegah puluhan penumpang yang merangsek masuk meski gerbong sudah padat. Tak pelak, sempat terjadi aksi saling tarik antara polisi dan penumpang yang ngotot ingin segera tiba di Jakarta.

Aksi tersebut berangsur mereda setelah sejumlah petugas dari Stasiun Wates mengimbau penumpang agar bersabar menanti kereta tambahan pada malam harinya. Sementara itu, Kepala Stasiun Wates Parjiyanto memperkirakan, ada sekitar 700 penumpang lebih yang memadati stasiun sejak pagi hingga petang.

“Lonjakan penumpang kali ini mencapai 200% dibanding hari biasa. Namun, puncak kepadatan terjadi pada Rabu (15/9) lalu, yakni mencapai sekitar 900 penumpang” katanya. Dia menambahkan, ada tiga kereta tambahan yang disiapkan untuk mengangkut penumpang yang tidak terangkut, yaitu KA Bengawan, Bengawan Lebaran, Mantab Lebaran. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s