Lucky, Orangutan Yang Beruntung

Posted: September 21, 2010 in news

Sebagai salah satu jenis satwa liar yang paling dilindungi, orangutan ternyata masih banyak dipelihara masyarakat umum secara ilegal. Data dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah pada April 2010 menunjukkan, ada sekitar 150 orangutan yang masih dipelihara warga tanpa ijin.

Sementara itu, Pusat Penyelamatan Satwa Jogja (PPSJ) menerima seekor orangutan bernama Lucky dari Danang Wijaya, tokoh pemuda sekaligus pembina kelompok pecinta alam WakPas Sragen pada pertengahan April lalu.

Mengutip dari orangutanprotection.com, setelah enam tahun berada dalam ‘asuhan’nya, Danang merasa Lucky harus segera dipindahkan di tempat yang lebih baik.

“Oleh karena itu Lucky harus segera dikirim ke pusat rehabilitasi”, katanya saat berkonsultasi dengan seorang staf Centre for Orangutan Protection (COP) melalui telepon.

Akhirnya, 16 April sekitar pukul 22.00, Lucky dievakuasi oleh APE Crusader (tim reaksi cepat COP) dan satu tim dari BKSDA Solo Jawa Tengah. Selanjutnya, Lucky dikirim ke Pusat Penyelamatan Satwa di Jogja (PPSJ) untuk direhabilitasi dan dilepasliarkan nantinya.

Dalam satu berita di situs orangutanprotection.com itu dituliskan bahwa tidak diketahui awal mula Lucky berada dalam gendongan seorang pemuda yang sedang berjalan di sepanjang trotoar wilayah kota Sragen, Jawa Tengah.

Menyaksikan pemandangan ilegal itu, seorang polisi yang kebetulan tengah melintas di jalan yang sama langsung menghentikan mobilnya tepat di depan pemuda itu. Karena ketakutan, pemuda itu kemudian meletakkan bayi orangutannya di trotoar lalu melarikan diri.

Karena tidak ada upaya dari pihak kantornya untuk mengirim bayi orangutan itu ke pusat rehabilitasi, polisi itu memutuskan untuk memelihara Lucky di rumahnya. Sepuluh tahun kemudian, polisi itu menyerahkan Lucky kepada Danang Wijaya.

Oleh Danang, orangutan itu dinamai Lucky pada Januari 2004. Saat itu Danang berharap dapat mengirim Lucky ke sebuah lembaga konservasi suatu hari nanti. Keinginan mulia itu akhirnya terkabul pada April 2010.

“Yang jelas, sekarang Lucky sudah ditangan pihak yang resmi bertanggungjawab atas kelestariannya dan mereka tahu apa yang harus dilakukan. Kalau masih ada yang kurang jelas, bisa menghubungi saya atau COP yang saya serahi tanggung jawab” kata Danang. (leo)

Referensi : http://www.orangutanprotection.com/indexeng/indexina.php?menu=show_weblog.php&id=89&lang=ina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s