Kunjungan Ibu Negara Ubah Jadwal Manunggal Fair

Posted: September 24, 2010 in news

Kulonprogo – Rencana kunjungan Ibu Negara Ani Yudhoyono ke Kulonprogo, Rabu (29/9), mempengaruhi jadwal Manunggal Fair (MF) 2010. Acara pembukaan event akbar untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kulonprogo itu terpaksa ditunda. Sebab, lokasi pameran MF, yakni di jalan seputar Alun-alun Wates, akan menjadi jalur utama rombongan Ibu negara.

Komandan Kodim 0731 Kulonprogo Lektol Inf Ahmad Basar menuturkan, pengamanan kunjungan Ibu negara menjadi salah satu prioritas. Pengamanan akan melibatkan berbagai unsur kesatuan yang ada di Provinsi DIY. “Ada sekitar 600 personil gabungan dari TNI dan Polri yang akan disiagakan,” kata Dandim di kantornya, Jumat (24/9) sore.

Dandim menerangkan, iring-iringan rombongan Ibu negara dari arah Yogyakarta akan menggunakan jalur utama. Sampai di persimpangan Milir Pengasih, rombongan belok melewati Margosari, Alun-alun Wates, dan langsung menuju Waduk Sermo, tempat acara inti peresmian rumah pintar bantuan dari Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).

“Juga telah disiapkan jalur alternatif, yakni melewati Sentolo, Pengasih dan tembus Alun-alun Wates hingga Sermo. Karena ini kegiatan nasional, maka kegiatan daerah harus mengalah dan menyesuaikan” jelas Dandim.

Sesuai prosedur, imbuhnya, perjalanan ibu negara akan menghindari pusat keramaian dan perlintasan kereta api. Khusus di Alun-alun Wates dan waduk juga akan disiagakan lokasi helipad. Sedangkan alternatif transit di rumah dinas bupati. Sehingga kawasan tersebut harus steril dari semua kegiatan.

“Kami minta pedagang bisa memahami. Kalau terlanjur ada peserta MF yang membuka stan, kami imbau agar menempatkan barang dagangannya ke dalam lapangan dulu,” pungkasnya.

Terpisah, Koordinator Pameran MF, Arita Handiyati mengaku harus menunda pelaksanaan pameran Manunggal Fair. Sedianya pembukaan akan dilaksanakan oleh bupati pada Jumat (1/9). Namun karena adanya kunjungan, panitia menggeser satu hari. Sebab sebelum kunjungan Ibu negara selesai, sekitar alun-alun harus steril. Dikhawatirkan, proses pemasangan tenda tidak akan selesai jika jadwal tidak diundur.

“Sesuai kesepakatan, kita tunda menjadi Sabtu sore (2/10) untuk pembukaan dan berlangsung sampai (11/10),” tuturnya. Panitia sendiri harus koordinasi dengan calon pedagang agar semuanya bisa menepati ketentuan yang ada. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s