Tak Tersentuh Sosialisasi, Pilih Tinggalkan Elpiji

Posted: September 24, 2010 in news

Kulonprogo – Tidak pernah tersentuh sosialisasi seputar pemakaian dan perawatan tabung elpiji 3 kg membuat sebagian warga yang tinggal di daerah pelosok enggan menggunakan kompor gas. Mereka mengaku trauma melihat banyaknya korban ledakan gas di berbagai daerah sejak pemerintah menggulirkan kebijakan konversi minyak tanah ke elpiji.

Dari pengamatan dindamned.wordpress.com, sebagian warga di Pedukuhan Sonyo Jatimulyo Girimulyo enggan menggunakan kompor gas karena takut menjadi korban ledakan. Alhasil, mereka memilih kembali menggunakan kayu bakar untuk segala keperluan di dapur.

“Meski di sini belum pernah terjadi ledakan, namun sebagian warga tetap khawatir. Kebanyakan warga takut menjadi korban ledakan karena tidak paham benar cara pemakaian dan perawatannya” kata Joko (33) warga setempat.

Sebagai pedagang mie ayam, Joko hanya menggunakan tabung gas untuk berjualan di warungnya. Sedangkan di rumah, dia dan istrinya memilih menggunakan kayu bakar. “Lebih irit, karena tidak harus beli. Tinggal cari di hutan” ujar Joko.

Hal senada disampaikan Kemi (50), salah satu pengecer tabung gas 3 kg di Pedukuhan Sonyo. Belasan tabung gas 3 kg yang dibelinya dari pangkalan di Wates sejak sebulan lalu masih utuh terpajang di kiosnya hingga Jumat, (24/9).

“Kompor dan tabung gas bantuan pemerintah hanya digunakan warga pada awal diberlakukannya kebijakan konversi. Namun setelah tersiar kabar banyaknya korban ledakan gas, warga lalu menaruh kompor dan tabung gas di gudang” terang Kemi.

Kemi menambahkan, warga yang kondisi keuangannya berkecukupan rela menebus minyak tanah meski harganya sudah melambung tinggi. Sedangkan warga yang kurang mampu memilih menggunakan kayu bakar. “Kalaupun mereka beli minyak tanah, hanya sedikit. Sekadar untuk mengisi lampu minyak sebagai persiapan jika ada pemadaman listrik” kata Kemi.

Jika tabung gas dagangannya tetap tidak laku, Kemi terpaksa akan menggunakannya untuk kepentingan sendiri. “Ya, terpaksa saya pakai sendiri daripada mubadzir. Entah, apakah saya masih akan mengecer tabung gas ke depannya” pungkasnya. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s