Wacana Pembangunan Jalan Nasional di Kulonprogo

Posted: October 1, 2010 in hard news, news

Seorang pengendara motor menerobos genangan air di underpass Tapen, Hargomulyo, Kokap

*Penyelesaian Underpass Lebih Mendesak

Kulonprogo – Penyelesaian masalah underpass (jalan melintang di bawah perlintasan kereta api) jauh lebih mendesak dibanding rencana pemindahan jalan nasional yang melintasi Kota Wates. Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi III DPRD Kulonprogo Hamam Cahyadi, Jumat (1/10).

Pernyataan itu dilontarkan untuk menanggapi wacana pemkab Kulonprogo mengenai rencana pemisahan jalan nasional (penghubung Provinsi DIY dan Purworejo Jateng) yang kini masih menyatu dengan jalan povinsi dan jalan kabupaten yang melintasi Kota Wates.

“Selesaikanlah dulu pembangunan underpass. Sebab, masyarakat tidak memiliki akses lain yang lebih mudah dan singkat selain melalui underpass” kata Hamam saat dihubungi dindamned.wordpress.com.

Terpisah, Sekda Kulonprogo Budi Wibowo mengatakan pihaknya telah mengusulkan ke pemerintah pusat mengenai rencana pemindahan jalan nasional ke jalur lain di wilayah selatan. “Dalam perencanaan, jalan nasional itu akan dialihkan melalui Toyan ke Bendungan Wates dan tembus ke Tugu Potlot Sentolo” kata Budi di kantornya.

Upaya tersebut diharapkan dapat memajukan pertumbuhan ekonomi di Kulonprogo yang selama ini hanya terpusat di Kota Wates saja. “Apalagi arus lalu lintas di jalur utama yang melintasi Kota Wates semakin padat setiap tahunnya” imbuh Budi.

Namun, Budi mengakui, rencana pemindahan jalan nasional itu masih sedikit terkendala. Pasalnya, jalan alternatif yang diusulkan itu statusnya masih jalan provinsi dan sebagian jalan kabupaten. “Untuk meningkat menjadi jalan nasional, harus ada pelebaran jalan yang membutuhkan dana sekitar 29 miliar untuk pembebasan lahan” jelasnya.

Sayangnya, usulan yang diajukan pemkab sejak 2009 itu hingga kini belum medapat tanggapan dari pusat. Sementara, Hamam mengatakan, sebelum tanggapan ataupun persetujuan dari pusat turun, sebaiknya pemkab serius mempersiapkan pembebasan lahan masyarakat untuk pelebaran jalan tersebut.

“Komisi III mendukung rencana pengadaan jalan nasional tersebut demi kemajuan Kulonprogo. Namun, jangan sampai ada perbenturan dengan masyarakat akibat kurangnya persiapan daripemkab” pungkas Hamam. Hal itu dikatakannya mengingat masalah genangan air yang terus mendera underpass setiap turun hujan adalah akibat kurang matangnya perencanaan dari pemkab. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s