Hindari Audit BPK, Anggaran Alih Status Ditahan Sementara

Posted: October 3, 2010 in hard news, news

Kulonprogo – Wacana alih status Desa Wates yang sempat tertunda selama dua tahun akhirnya dipastikan akan dilaksanakan pada tahun ini. Tapi, berdalih demi keamanan, dana yang dianggarakan tidak langsung diserahkan kepada perangkat desa.

Dana dari kas daerah itu akan ditranfer ke rekening tertentu. Jika hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) aman, dana itu akan diberikan. Semula, pesangon yang diajukan mencapai Rp 3,7 miliar. Namun, usulan itu terus direvisi hingga menjadi Rp 2,7 miliar dan terakhir jadi Rp 1,7 miliar.

“Untuk pencairannya, kita masih akan menunggu hasil evaluasi dari gubernur,” jelas Anggota Komisi I Hery Sumardiyanto, kemarin. Ia menambahkan, jika memang dianggarkan, dana harusnya dicairkan sebelum pelaksanaan audit BPK (sebelum Desember 2010).

“Namun jika ditahan dengan alasan keamanan menunggu audit BPK, justru terkesan ada akal-akalan. Apalagi dasar hukum tertulis dari Dirjen Pemerintahan Daerah Depdagri belum ada” ujar Heri.

Menurut Heri, belum ada kabupaten lain di Indonesia yang alih statusnya seperti yang kini terjadi di Kulonprogo. Sementara itu, anggota Badan Anggaran DPRD Kulonprogo Aji Pangaribawa menuturkan sebelum disepakati, banggar dan eksekutif telah melakukan studi banding ke BPK dan Depdagri.

“Pada prinsipnya kedua institusi itu tidak mempermasalahkan besaran dan dasar perhitungan. Asalkan ada perda yang dijadikan dasar alih status ini bisa dilaksanakan” kata Aji.

Terpisah, Sekda Kulonprogo Budi Wibowo mengatakan pemkab kini tengah berkoordinasi dengan Dirjen PMD Kemendagri untuk meminta salinan tertulis. “Surat itu sangat penting untuk dasar pencairan. Namun untuk antisipasi masalah anggaran ini tetap akan dikeluarkan dari kas daerah” kata Budi.

Hanya saja, anggaran itu tidak langsung diserahkan kepada para perangkat desa. “Anggaran ini akan ditampung dan akan diblokir sampai adanya rekomendasi. Itu hanya untuk antisipasi saja” imbuhnya.

Budi menerangkan, pemberian penghargaan dilakukan bertahap. Setengahnya diberikan pada 2010 ini pada anggaran perubahan dan sisanya diupayakan dari APBD 2011. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s