Hujan Es dan Angin Ribut Terjang Kalibawang

Posted: October 3, 2010 in hard news, news

Warga berusaha menyingkirkan pohon tumbang yang menutup akses jalan di Dukuh Ngrajun

warga bergotong-royong memperbaiki rumah yang rusak akibat tertimpa pohon pada pagi harinya

*Puluhan Rumah Rusak Tertimpa Pohon

Kulonprogo – Hujan lebat disertai angin ribut yang menerpa wilayah Kecamatan Kalibawang, Sabtu (2/10) petang, memporakporandakan Desa Banjarharjo dan Banjaroyo. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 313 juta.

Data yang dapat dihimpun hingga Minggu (3/10) sore, di Desa Banjarharjo ada 38 rumah warga yang rusak tertimpa pohon. Kerusakan terparah menimpa Dukuh Duwet II, disusul Dukuh Ngemplak, Ngrajun, Srandu, Duwet III, Demangan dan Cikalan. Sedangkan di Banjaroyo, dilaporkan ada 3 rumah warga yang rusak.

SMPN 2 Kalibawang di Banjarharjo juga mengalami kerusakan pada bagian atapnya akibat dihempas angin. Pohon yang tumbang juga memutuskan kabel listrik di depan SMP N 2 Kalibawang. Sabtu malam, ratusan warga terpaksa menyalakan lampu minyak karena listrik padam.

Menurut Miskidi (46) warga Dukuh Ngrajun, hujan yang mengguyur selama 45 menit itu juga dibarengi dengan gumpalan es sebesar kelereng. “Siang itu kabut turun pekat sekali. Kemana mata memandang, hanya putih belaka. Sementara deru angin layaknya suara pesawat yang terbang rendah. Situasi saat itu sungguh mencekam” terangnya.

Kepala Desa Banjarharjo Suwarto mengatakan, pemerintah desa telah membuka posko di Kantor Balai Desa untuk menampung laporan dari masyarakat. “Setelah kejadian, pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan Muspika untuk menggerakkan gotong-royong” jelasnya. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten untuk rekonstruksi dan rehabilitasi.

Suwarto menambahkan, warga yang rumahnya rusak untuk sementara menumpang di rumah tetangga dan saudara. “Tidak ada warga yang mengungsi” katanya. Sementara, Sekretaris Kecamatan Kalibawang Agus Wiyono Raharjo mengatakan, pemerintah kecamatan telah menyiapkan bantuan logistik bagi warga yang bergotong-royong.

“Ada empat karung beras dan satu kardus sarden. Tapi karena jumlah warga yang terkena banyak, memang perlu tambahan. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabaupaten. Secara prinsip mereka siap, hanya saja mungkin agak tertunda karena hari Minggu,” ujarnya. (leo)

Comments
  1. dmr says:

    wah ngeri..sampe hujan es segala

  2. dindamn says:

    iya,..menurut kesaksian beberapa warga yang saya temui di lokasi, hujan lebat itu dibarengi dengan jatuhnya gumpalan2 es sebesar kelereng.
    trimakasih buat saudara dmr yang telah berkenan mampir di blog ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s