Kesbanglinmas Tepis Anggapan Lamban Atasi Bencana

Posted: October 4, 2010 in hard news, news

* Bantuan Logistik Sudah Dialirkan Sejak Minggu

Kulonprogo – Kasi Linmas Kesbanglinmas Kulonprogo Made Arsa Wijaya menepis anggapan bantuan logistik untuk warga Desa Banjarharjo dan Banjaroyo Kecamatan Kalibawang tertunda karena bertepatan hari Minggu. “Tidak benar itu. Dalam setahun, saya mungkin bisa bekerja lebih dari 400 hari” kata Made saat ditemui dikantornya, Senin (4/10) siang.

Setelah mendapat laporan dua desa di lereng perbukitan Menoreh itu diterjang angin ribut, Made mengaku, Minggu paginya langsung merapat ke lokasi kejadian. “Saat itu kami mengirimkan bantuan logistik berupa 10 sak beras ukuran 25 kg dan 2 dus sarden. Hari ini (kemarin, red), bantuan kembali digelontorkan berupa 14 sak beras dan 12 dus sarden” jelasnya.

Made menambahkan, selain mengirim bantuan logistik, pihaknya juga membawa gergaji mesin untuk membantu warga menyingkirkan bangkai pohon yang masih malang-melintang. “PLN setempat juga telah membetulkan kabel listrik di depan SMP N 2 Kalibawang yang putus akibat tertimpa pohon” ujarnya. Hal itu dibenarkan oleh Kasi Bina Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertrans Kulonprogo Alif Romdhoni yang ditemui terpisah.

Diberitakan sebelumnya, hujan lebat disertai angin ribut yang menerpa Desa Banjarharjo dan Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, pada Sabtu (2/10) petang. Meski tidak memakan korban jiwa, bencana itu mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 313 juta.

Jumlah rumah rusak akibat tertimpa pohon yang pada Minggu malam baru tercatat sebanyak 41 rumah, kini bertambah menjadi 53 rumah. “Kerusakan itu bervariasi. Dari rusak berat hingga ringan. Kerusakan rumah paling banyak di Desa Banjarharjo. Ada juga beberapa rumah rusak dari desa lain” jelas Alif Romdhoni.

Alif mengatakan, hingga saat ini bantuan yang diserahkan pemkab baru berupa logistik. “Beras dan sarden itu untuk konsumsi warga yang bergotong-royong membetulkan rumah” katanya.

Mengenai bantuan materi untuk perbaikan rumah, Alif masih menunggu laporan dari pihak desa bersangkutan. Dana rehabilitasi bisa diambilkan dari dana tak terduga dan pos bantuan Bupati. “Laporan dari desa juga akan diteruskan ke provinsi untuk diusulkan mendapat bantuan bahan bangunan rumah (BBR)” pungkasnya. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s