Tanah Ambles di Girimulyo Kian Mencekam

Posted: October 7, 2010 in hard news, news

*Masih Terdengar Dentuman, Rekahan Tambah Lebar

Kulonprogo – Warga Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, Girimulyo yang bermukim tak jauh dari lokasi tanah ambles mendesak untuk segera direlokasi. Pasalnya, retakan tanah yang memanjang di sekitar lubang menganga itu terus bertambah lebar setiap jam.

“Relokasi mendesak dilakukan untuk rumah milik Atmo Suwito (75) dan bangunan sekolah TK Ibnu Abbas XII” kata Kasi Linmas Kesbanglimas Kulonprogo Made Arsa Wijaya di lokasi, Rabu (6/10) siang.

Made menjelaskan, retakan yang berpangkal dari tanah ambles itu panjangnya sekitar 15 meter. “ Ada kemungkinan (retakan) terus bertambah panjang. Sedangkan lebar rekahan bertambah 10 milimeter per jam” kata Made mengungkapkan hasil pengamatannya di lokasi sejak Selasa (5/10) siang.

Hari ini (kemarin, red), petugas dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK)  Yogyakarta  dipastikan tiba di lokasi untuk melakukan penelitian. Kedatangan BPPTK tak lain karena mendapat laporan jika 10 tahun silam pernah terjadi tanah ambles tak jauh dari lokasi sekarang.

“Selain mencari tahu apa penyebab tanah ambles, kedatangan tim dari BPPTK Jogja itu juga untuk memastikan apakah pemukiman di sekitar lokasi masih layak huni“ jelas Made.

 

Diberitakan sebelumnya, tanah ambles berdiameter 3 meter dengan kedalaman 4 meter.itu baru diketahui warga pada Selasa (5/10) pagi. Namun sejak Senin sore hingga Selasa dini hari, warga berkali-kali mendengar dentuman keras yang tak jelas di mana asalnya.

Atmo yang rumahnya berhimpitan dengan tanah ambles mengatakan, gejala tanah ambles itu sudah dirasakan dua hari sebelum kejadian. “Pintu dapur sulit ditutup karena tanahnya tidak rata” katanya. Dia menambahkan, hingga kini suara dentuman seperti benda jatuh di dalam tanah itu masih terdengar. “Bahkan, sekarang diikuti dengan getaran yang lumayan terasa. Sungguh mencekam“ imbuhnya.

 

Hingga kemarin petang, lokasi sekitar tanah ambles sudah diamankan hingga radius 50 meter. Warga terus bergotong-royong membongkar dapur rumah Atmo Suwito karena bersebelahan dengan tanah ambles. Jika kondisi belum dipastikan aman, TK Ibnu Abbas XII juga akan dipindahkan. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s