Manunggal Fair Menuai Banyak Kritikan

Posted: October 11, 2010 in news

*Dari Mati Listrik Hingga Mirip Pasar Malam

Kulonprogo – Sejumlah pedagang yang turut menyemarakkan gelaran Manunggal Fair (MF) mengeluhkan matinya aliran listrik selama dua hari berturut-turut pada Rabu dan Kamis (6-7/10) malam.  Akibatnya, pendapatan para pedagang menurun drastis selama dua hari itu.

Hasil pantauan METEOR, pada Rabu malam listrik mati sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah bersabar menunggu sekitar satu jam, seluruh pengunjung akhirnya meninggalkan Alun-alun Wates, tempat digelarnya MF. Hal itu terulang pada Kamis malam. Sekitar pukul 18.30, sejumlah stan di sisi timur Alun-alun gelap gulita karena matinya aliran listrik. Listrik baru menyala sekitar pukul 22.00. Namun, sejumlah pedagang sudah terlanjur menutup stan.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tiba-tiba listrik mati di saat pengunjung tengah ramai-ramainya. Otomatis kami menutup stan jauh lebih awal. Jelas kami dirugikan” kesal Kartini (45), salah satu petugas di stan Kecamatan Pengasih yang memajang produk-produk hasil Posdaya, Kamis (7/10) malam.

Hal senada juga disampaikan oleh Sholeh (30), penunggu stan khusus batik asal Purbalingga. Matinya aliran listrik membuat pendapatannya menurun 50 % lebih dibanding hari sebelumnya. “Sudah dagangan tidak laku, saya juga harus berjaga ekstra ketat. Khawatirnya jika kondisi ini dimanfaatkan tangan-tangan jahil” ujarnya sembari menyalakan beberapa buah lilin untuk menerangi dagangannya.

Terpisah, Ketua Umum Manunggal Fair Widodo mengatakan, menurut informasi sementara, matinya aliran listrik itu akibat meledaknya trafo listrik di depan pintu masuk MF (barat gerbang masuk komplek pemkab) pada Kamis malam. “Kerusakan trafo itu sudah diperbaiki pada Jumat pagi. Semoga tidak ada lagi kendala hingga akhir acara MF pada 11 Oktober mendatang” jelasnya.

Untuk diketahui, MF digelar sejak tanggal 2 – 11 Oktober 2010 di sekitar Alun-alun Wates untuk menyemarakkan ultah Kabupaten Kulonprogo ke 59. MF disemarakkan oleh berbagai pedagang, instansi, organisasi sosial kemasyarakatan, perusahaan swasta, dan BUMD di sekitar Kulonprogo, ditambah berbagai acara kesenian oleh warga masyarakat. (leo)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s