Terdakwa Kasus Korupsi LKM Tuksono Minta Dibebaskan

Posted: October 11, 2010 in hard news, news

Mantan Kades Tuksono Saryono (batik) tengah berdiskusi dengan penasehat hukumnya

*Jaksa Dinilai Tidak Cermat Bedakan Kasus Perdata dan Pidana

Kulonprogo – Penasehat hukum terdakwa kasus dugaan korupsi dana kas desa dan dana lembaga keuangan mikro (LKM) Tuksono, Widodo Priyanta, mempertanyakan kemampuan pihak kejaksaan negeri Wates dalam mengklasifikasikan antara kasus jenis pidana dan perdata. Menurut Widodo, kasus yang melilit kliennya, mantan Kades Tuksono Saryono, adalah utang / piutang yang masuk ranah hukum perdata.

“Jika mendengar istilah bunga dalam utang / piutang, orang awam hukum pun pasti langsung mudah menebak jika kasus itu adalah persoalan perdata. Anehnya, kenapa kasus ini justru digolongkan sebagai tindak pidana korupsi?” kata Widodo saat ditemui dindamned.wordpress.com seusai menghadiri persidangan dengan agenda pembacaan pledoi (pembelaan) terdakwa di Pengadilan Negeri Wates, Senin (11/10) siang.

Dalam persidangan yang diketuai majelis hakim Matheus Samiaji itu, Widodo mengatakan berdasar fakta yang terungkap dalam persidangan terdakwa memang meminjam dana kas desa. Namun, peminjaman itu untuk menalangi masyarakat untuk melunasi pinjaman PNPM. Hal itu dimaksudkan agar Desa Tuksono dapat turut berkompetisi mendapatkan bantuan PPK (Program Pengembangan Kecamatan).

“Terkait dana LKM Binangun Tuksono yang digunakan terdakwa, berdasar keterangan dari Sekretaris Dewan Pembina LKM Kabupaten Kulonprogo, hingga tahun 2009, di Desa Tuksono belum ditemukan adanya kerugian” jelas Widodo.

Berdasarkan fakta pertimbangan yuridis yang telah diuraikannya, Widodo meminta majelis hakim memberi amar putusan antara lain, menyatakan perbuatan terdakwa yang telah melakukan peminjaman uang kas desa dan LKM Binangun dikualifikasikan perbuatan perdata.

“Kami mohon hakim membebaskan terdakwa, melepaskannya dari semua tuntutan hukum, dan mengembalikan nama baiknya” tegas Widodo. Menanggapi pledoi terdakwa, majelis hakim memberi waktu satu minggu kepada jaksa penuntut umum untuk menyusun tanggapan pledoi. “Sidang akan dilanjutkan pekan depan, Senin (18/10)” kata Matheus.

Terpisah, Kasi Pidana Khusus Kejari Wates Putro Hartanto mengatakan akan mempelajari materi pledoi terdakwa untuk menyusun tanggapan pembelaan. “Lihat saja nanti pada persidangan selanjutnya” singkatnya.

Sementara, sumber dindamned.wordpress.com mengatakan sidang perdana mantan ketua LKM Tuksono Sukirman (45), tersangka baru kasus korupsi dana LKM, akan dilaksanakan pada Rabu (13/10). (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s