Sidang Perdana Terdakwa Baru Kasus Korupsi LKM Tuksono

Posted: October 14, 2010 in hard news, news

*Hasil Pengembangan Penyidikan Mantan Kades Saryono

Kulonprogo – Mantan Kepala Pengelola lembaga keuangan mikro (LKM) Binangun Tuksono, Sukirman Muh Nurrohman (45), mulai disidangkan di pengadilan negeri Wates, Rabu (13/10) siang. Sidang perdana Sukirman dengan agenda pembacaan dakwaan ini merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus serupa yang menyeret mantan Kepala Desa Tuksono Saryono (40).

Dalam dakwaannya, jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan Sukirman dianggap menggunakan dana LKM untuk kepentingan pribadi pada September 2007. Dana LKM yang seharusnya dimanfaatkan untuk investasi pembangunan tower, investasi ke PT Usaha Jaya Kita Bersama (UKB), dan modal pendirian koperasi tanpa badan hukum.

“Hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), terdakwa diduga merugikan negara sebesar Rp 273.779.400. Terdakwa juga menggunakan dana cadangan LKM sebesar Rp 10.932.000 pada 2009 dan 2010” kata JPU Teguh Ariawan.

Namun sebelum tim dari kejaksaan melakukan penyidikan pada April 2010, imbuh Yozephin, terdakwa telah mengembalikan dana itu sebesar Rp 53 juta.  Setelah diadakan penyidikan, terdakwa juga mengembalikan dana yang digunakannya sebesar Rp 65 juta.

“Terdakwa dinyatakan telah melanggar pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 atau 8 UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)” imbuh JPU Yozephin Purworini.

Sidang yang dihadiri sejumlah keluarga terdakwa itu berlangsung cukup singkat.  Pasalnya, dakwaan yang dibacakan JPU tidak langsung dijawab oleh dua kuasa hukum terdakwa, Ulin Nuha dan Agus Susanto. Untuk itu, ketua majelis hakim Sri Widiyastuti memutuskan melanjutkan sidang pada pekan depan, Rabu (20/10).

Ditemui seusai persidangan, Ulin Nuha mengaku menghormati dakwaan dari JPU. Namun demikian, dalam persidangan selanjutnya, pihaknya bakal mengajukan nota keberatan karena dakwaan JPU dirasa kurang pas.

“Perbuatan terdakwa yang dianggap merugikan negara itu sebenarnya atas dasar bujukan seseorang yang memiliki kepentingan sendiri. Jadi, terdakwa hanyalah korban saja. Bertindak bukan atas dasar inisiatif sendiri” jelas Ulin.

Namun, saat ditanya siapa orang yang berada di balik kasus dugaan korupsi yang menyeret terdakwa, Ulin enggan memaparkan lebih lanjut.“Tunggu saja. Semuanya bakal terungkap dalam persidangan mendatang” singkatnya. (leo)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s