Tanah Ambles Susulan di Girimulyo

Posted: October 17, 2010 in hard news, news

Tanah ambles susulan di Sabrang Kidul, Purwosari, Girimulyo

*Warga Diimbau Segera Mengungsi

Kulonprogo – Ketenangan warga Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, Girimulyo kembali terusik. Pasalnya, bencana tanah ambles kembali terjadi di belakang rumah warga setempat Atmo Suwito (75), Sabtu (16/10) malam. Amblesnya tanah itu terjadi tepat di bekas tanah ambles yang terjadi pada Senin (4/10) dini hari lalu.

Diberitakan sebelumnya, tanah ambles itu sudah ditimbuni material oleh warga secara gotong-royong pada Rabu (8/10) siang. Namun, hasil pantauan di lokasi, di bekas tanah ambles itu kini ditemukan sejumlah lubang sedalam sekitar satu meter dengan diameter bervariasi. Tanah ambles susulan juga menimbulkan banyak retakan tanah yang panjangnya hingga belasan meter.

“Sama seperti kejadian pertama, sebelum ditemukan adanya tanah ambles susulan ini, kami kembali mendengar suara layaknya batuan yang jatuh ke dalam air. Sumber suara itu sepertinya berada jauh di bawah permukaan tanah” terang Atmo Suwito di lokasi, Minggu (17/10) siang.

Meski kedalamannya hanya satu meter, namun tanah ambles ini menyebabkan pondasi rumah Atmo Suwito njomplang. Untuk itu, koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah GirimulyoMarsudi meminta warga yang bermukim di sekitar lokasi agar segera melakukan evakuasi.

Hal senada disampaikan Camat Girimulyo Sumiran. Demi mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Sumiran mengimbau warga setempat untuk segera mengungsi. “Pihak kecamatan telah menyiapkan tenda di tempat yang aman dari jangkauan maksimal tanah ambles” terangnya.

Marsudi menambahkan, belum lama ini tersiar kabar bahwa di Gua Semar, Banyuasin, Purworejo, Jateng muncul semburan lumpur. Mata air di gua itu menjadi keruh karena bercampur lumpur yang menyembur dari dalam tanah.

“Kami mempertanyakan, apakah munculnya lumpur di Gua Semar itu ada hubungannya dengan tanah ambles di Dusun Sabrang Kidul” ujar Marsudi. Sebab, lokasi Gua Semar dan Dusun Sabrang Kidul sama-sama berada di perbatasan antara Kabupaten Purworejo dan Kulonprogo.

Hingga kini, warga Dusun Sabrang Kidul masih belum mengetahui apa penyebab pasti bencana tanah ambles. Sebab, para pakar geologi dari UGM yang diterjunkan untuk meneliti fenomena tanah ambles itu masih menunggu kedatangan alat ekstensometer. “Katanya, alat pendeteksi longsor itu masih digunakan untuk meneliti penyebab tanah ambles di Karangbolong, Rongkop, Gunungkidul” kata Sumiran. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s