Warga Tapen Akhirnya Terima Bantuan Dari Pemkab

Posted: October 23, 2010 in hard news, news

*Setelah Sebelumnya Sempat Menolak

Kulonprogo – Hujan deras yang akhir-akhir ini terus mendera wilayah Kulonprogo membuat genangan air di underpass (jalan penyebrangan di bawah rel kereta api) di Dusun Tapen, Hargomulyo, Kokap kian parah. Tak ayal, hal itu membuat warga setempat kembali bergejolak.

Senin (18/10) lalu, puluhan warga Dusun Tapen sepakat menolak bantuan dari pemkab sebesar Rp 2 juta. Rencananya, bantuan yang dianggarkan dari pos dana bantuan insidentil Sekda itu guna mengatasi permasalahan genangan air di underpass untuk sementara waktu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dalam aksi penolakannya itu, warga juga mengembalikan kunci ruang penyimpanan pompa air kepada kepala desa. “Alasan warga menolak saat itu karena dana bantuan hanya untuk ongkos beli solar pompa air saja. Sedangkan upah untuk operator pompa air belum diperhitungkan” kata Kades Hargomulyo Sugianto, kemarin.

Sugiyanto menambahkan, selain biaya operasional pompa air, warga juga menuntut pemkab agar sekaligus membayar upah tiga operator pompa air, yakni sekitar Rp 16 juta.  Dijelaskan, Rp 16 juta itu untuk membayar gaji tiga operator pompa air sejak Juni – Desember 2010. Sebelumnya, biaya operasional pompa air sekaligus gaji diambilkan dari dana kas desa hingga sekitar Rp 1,7 juta. “Namun sekarang kas desa sudah habis” tandas Sugiyanto.

Terpisah, Sekda Kulonprogo Budi Wibowo saat dikonfirmasi mengatakan, permasalahan itu sudah ditangani. Setelah mendapat kabar adanya aksi penolakan warga, Budi mengaku langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo, Sukoco. “Pak Sukoco sudah berkoordinasi dengan warga Dukuh Tapen tadi siang (Selasa, red). Hasilnya, warga bersedia menerima bantuan sebesar Rp 2 juta itu” kata Budi, Selasa (19/10).

Menurut Budi, warga akhirnya bersedia menerima penjelasan Sukoco jika dana itu hanya untuk penyelesaian masalahsementara saja. “Yang penting underpass dapat dikeringkan dulu. Untuk dana bantuan susulan, kami terus mengupayakannya. Warga tidak perlu khawatir” pungkas Budi. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s