Pembentukan BPBD Mendesak Direalisasi

Posted: October 26, 2010 in hard news, news

Kulonprogo – Bupati Kulonprogo dengan tegas menyangkal bahwa pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bukanlah bentuk dari pemborosan anggaran. “Pembentukan BPBD juga tidak bertujuan mengincar kucuran dana dari pemerintah pusat” tandasnya dalam forum dialog publik tentang penanggulangan bencana alam, Kamis (21/10).

Pembentukan BPDB, menurut Toyo, sangat mendesak untuk segera direalisasikan. Hal itu mengingat bahwa intensitas kejadian bencana cenderung semakin besar dari tahun ke tahun. Untuk itu, keberadaan sebuah badan khusus untuk penanggulangan bencana alam sangat dibutuhkan.

“Ada sinyal anggota DPRD menyatakan pembentukan lembaga ini sebagai pemborosan dan ada juga sebagian anggota dewan yang menyatakan tidak setuju” kata Toyo. Meski demikian, Toyo membenarkan jika pembentukan BPBD akan menambah biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten.

Namun, imbuh Toyo, besaran dana itu tidaklah terlalu besar jika dibandingkan dengan mahalnya keselamatan masyarakat. “Perlindungan terhadap keselamatan masyarakat merupakan salah satu kewajiban utama dari pemerintah daerah” tegasnya.

Sekda Kulonprogo Budi Wibowo menambahkan, Kulonprogo adalah salah satu kabupaten di DIY yang mempunyai kerentanan bencana cukup tinggi. “Faktor geografis dan kondisi topografi sebagian wilayah Kulonprogo yang berbukit-bukit cukup rentan terhadap terhadap bencana tanah longsor dan angin ribut” jelasnya.

Tidak hanya dua bencana itu yang akhir-akhir ini menghantui sebagian masyarakat Kulonprogo.”Banjir dan kekeringan juga rawan terjadi di Kulonprogo, entah itu di wilayah perbukitan maupun di wilayah dataran rendah maupun pesisir” imbuh Budi.

Data dari Kesbanglinmas, diketahui ada empat kecamatan yang rawan longsor, yakni Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, dan Kokap. Bila curah hujan diatas normal dalam waktu cukup lama, kemungkinan terjadinya longsor sangat besar. “Sementara di wilayah selatan, yakni Kecamatan Temon, Panjatan, dan Galur, memiliki tingkat ancaman banjir yang tinggi” ungkap Kasi Kesbanglinmas Made Arsa Wijaya, belum lama ini. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s