Keluarga Korban Belum Bersedia Menuntut Polisi

Posted: December 24, 2010 in hard news, news

Sleman – Kedatangan salah satu anggota Jogja Police Watch (JPW), Baharuddin, di ruang Intermediate Care (IMC) IGD RSUP Dr.Sardjito, Jumat (24/12) siang, rupanya telah menyuntikkan semangat kepada kedua orangtua korban salah tembak, Sutarjo (50) dan Sumartini (40), untuk memperoleh keadilan.

Namun, pasutri asal Mbeling, Getak, Salak, Pacitan, Jatim itu belum menyatakan kesediaannya untuk menuntut anggota Polres Sleman yang menembak anaknya, Widiharto (22) mahasiswa jurusan Hubungan Internasional (HI) semester tujuh, Fakultas Fisipol, UPN , agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Konsentrasi kami sekeluarga masih terfokus pada kesembuhan Ndaru (panggilan akrab korban, red). Kami belum bisa memutuskan langkah apa yang akan kami ambil selanjutnya setelah Ndaru nantinya dinyatakan sembuh,” kata ayah korban Sutarjo di teras IMC IGD RSUP Dr.Sardjito lantai dua, kemarin.

Meski demikian, Sutarjo mengaku tidak habis pikir kenapa putra keduanya harus menjadi korban dari kurang cermatnya polisi yang saat itu, Rabu (22/12) dini hari, tengah berpatroli di wilayah Pringgolayan, Condongcatur, Depok (di sekitar kos korban, red).

“Sejak semula saya sudah mengingatkan Ndaru agar motor Kawasaki Ninja yang saya beli sekitar satu tahun lalu itu digunakan sebagaimana mestinya. Tapi mau bagaimana lagi, memang Ndaru hobinya memodifikasi motor. Saya hanya berpesan agar dia hati-hati,” kata Sutarjo.

Sementara itu, Humas JPW Baharuddin mengatakan akan terus mengawal pengusutan kasus salah tembak itu hingga tuntas. Setelah menghimpun informasi seputar kronologis peristiwa penembakan dari media massa, keterangan keluarga korban, dan saksi-saksi, lanjut Baharuddin, JPW akan melaporkan kasus itu ke Komisi Polisi Nasional (Kompolnas).

Terpisah, saat dihubungi via telepon, kemarin siang, Kapolres Sleman AKBP Irwan Armaini mengatakan polisi terbuka untuk menyelesaikan kasus salah tembak itu secara transparan. “Kami selalu terbuka dengan siapa saja. Kalau JPW hendak melapor ke Kompolnas, silahkan saja,” kata Kapolres. (leo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s